Update Terkini Tentang Demo Kerusuhan di Nepal

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini negara Nepal sedang dilanda krisis politik yang sangat menggemparkan seluruh dunia.

Sebagai informasi bahwa saat ini banyak masyarakat Nepal yang menggelar aksi protes atau demo besar-besaran di sejumlah wilayah pemerintahan Nepal.

Diketahui, aksi protes atau demonstrasi tersebut dipicu oleh adanya kebijakan pemerintah yang memberlakukan pembekuan sosial media (medsos) dan adanya dugaan kasus korupsi yang sangat besar di lingkungan pemerintahan.

Krisis politik juga semakin memanas setelah Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli atau KP Sharma Oli resmi melepaskan jabatannya karena menyusul tudingan korupsi yang memicu amarah masyarakat Nepal.

Aksi protes atau demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Nepal berujung kericuhan yang sangat fatal, yakni mereka berbondong-bondong untuk menghancurkan dan membakar gedung pemerintahan, rumah para pejabat, dan fasilitas umum.

Bahkan, masyarakat Nepal juga berbondong-bondong mengejar para pejabat yang melarikan diri dari kediamannya, setelah dikejar para pejabat tersebut ditelanjangi dan dihakimi.

Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa saat ini telah terdapat 31 korban jiwa dan ratusan orang luka-luka karena aksi demo yang sangat brutal tersebut.

Karena aksi protes atau demo dari masyarakat Nepal sudah tidak terkondisikan, akhirnya Presiden Nepal Ram Chandra Poudel resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Dilansir dari berita internasional, maka dijelaskan bahwa mulai saat ini, Tentara Nepal telah resmi mengambil alih situasi dan kondisi yang ada di Nepal.

Tentara Militer Nepal mengumumkan bahwa pihaknya akan mengkondisikan krisis politik dengan baik, dan menenangkan seluruh masyarakat Nepal agar dapat tenang dan menjaga keharmonisan sosial, perdamaian, serta persatuan nasional negara Nepal.

Saat ini banyak negara di dunia yang sedang mendukung dan mendoakan negara Nepal agar kondisi dapat segera kondusif dan krisis politik juga cepat teratasi.

 

Sejumlah Negara Merilis Pengumuman Peringatan Perjalanan ke Nepal

Demo di Nepal Memanas, Gedung Parlemen Dibakar Massa

Berdasarkan berita harian internasional, maka dijelaskan bahwa saat ini telah terdapat 7 negara yang mengeluarkan pengumuman peringatan perjalanan ke negara Nepal.

Berikut 7 negara yang mengeluarkan larangan perjalanan ke Nepal:

  1. Australia.
  2. Turki
  3. India
  4. Amerika Serikat
  5. Kanda
  6. Inggris Raya
  7. Singapura.

 

Langkah Pemerintah Indonesia Dalam Mengevakuasi WNI di Nepal

Ribuan Anak Muda Nepal Turun ke Jalan Tolak Pembekuan Media Sosial

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di negara Nepal untuk memastikan bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di negara Nepal dalam keadaan baik-baik saja serta tidak terdampak dari adanya demo.

Judha Nugraha menjelaskan, berdasarkan laporan dari KBRI, tercatat bahwa saat ini terdapat 57 WNI yang telah memutuskan untuk menetap di negara Nepal.

Judha Nugraha juga mengaku bahwa pada saat ini terdapat pula 43 anggota delegasi RI yang sedang mengikuti beberapa konferensi internasional di Kathmandu, dua anggota TNI yang sedang mengikuti pelatihan, dan 23 wisatawan WNI.

Disisi lain, Judha Nugraha juga menghimbau kepada seluruh WNI yang sedang berada di negara Nepal untuk selalu berhati-hati dan menghindari jalan yang terdapat kerumunan massa.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufiq Abdullah mengumumkan bahwa saat ini pemerintah harus memberikan perlindungan yang serius terhadap para WNI yang ada di negara Nepal, seperti mempersiapkan langkah mitigasi dan evakuasi.

Taufiq Abdullah juga mengaku bahwa keselamatan WNI yang ada di negara Nepal merupakan tanggung jawab dari pemerintah Indonesia, oleh karena itu, pemerintah harus memberikan pemantauan secara intensif dan berkala terhadap para WNI yang ada di Nepal.

KBRI juga berkomitmen akan memberikan perlindungan bagi para WNI yang sedang berada di negara Nepal, dan jika WNI merasa sedang dalam situasi dan kondisi yang mendesak, maka silahkan hubungi pihak KBRI dengan nomor dibawah ini:

  • Hotline KBRI Dhaka +8801614444552
  • Konhor RI Kathmandu +9779851046514 dan +9779801190989

Related posts